Sejarah Waralaba Di Dunia Dan Indonesia

2 min read

sejarah waralaba

Sebelumnya sudah saya bahas tentang bisnis waralaba terlaris di indonesia, saya fikir tidak ada salahnya kalau sekarang kita mengenal dan membahas sejarah waralaba di dunia maupun di indonesia, hitung hitung untuk menambah pengetahuan kita terkait waralaba.

Terutama buat anda yang tertarik untuk memulai usaha waralaba, mengenal sejarah waralaba lebih jauh saya fikir bagian dari “penjiawan” bagaimana sebenarnya bisnis waralabat di mulai dan tersebar keseluruh dunia hingg di indonesia seperti sekarang.

Ya walaupun mungkin mengetahui sejarah waralaba tidak akan berpengaruh besar terhadap perkembangan bisnis, setidaknya kita mengerti bahwa segala sesuatu itu diraih dengan proses dan tidak datang begitu saja.

Jadi, mari kita mulai pembahsannya :

Sejarah Waralaba Di Dunia

Sejarah waralaba dimulai sekitar tahun 1850 tepatnya di negara amerika serikat. Ialah seorang bernama Isaac Singer yang menjadi pencetus ide sistem waralaba untuk pertama kalinya.

Beliau adalah seorang pembuat mesin jahit singger, yang sedang berfikir keras bagaimana bisa mengembangkan distributsi mesin jahit miliknya ke seluruh negara america, maka saat itu tercetusla ide menggunakan sistem waralaba dalam pemasarannya.

Sayangnya pada saat itu usaha yang dilakukan oleh Isaac Singer gagal, dan usahanya mesin jahitnya tidak berkembang, namun idenya masih tetap hidup dan di lanjutkan oleh wirausawan lain .

Salah satu yang melanjutnya ide dari Isaac Singger adalah General Motos Industry pada tahun 1889. Dan Yang paling sukses serta mempopulerkan sistem waralaba adalah John S Pemberton yang merupakan pendiri perusahaan minuman terkemuka di dunia saat ini yakni Coca Cola.

Mulai Berkembangnya Waralaba

Selanjutnya waralaba mulai berkembang pesat sekitar tahun 1935, yang di pelopori oleh Howard Deering Johnson dan Reginald Sprague yang berniat untuk memonopoli usaha restoran moderen.

Maka dimulailah pada saat itu mereka membiarkan rekan mereka untuk membuat usaha serupa dengan miliknya dengan menggunakan nama yang sama, loga yang sama, persedian dan makananpun sama sebagai gantinya mendapatkan suatu bayaran.

Yang kemudian sistem ini terus mengalami penyempurnaan sampai sekitar tahun 1950an ahirnya waralaba diakui sebagai suatu format bisnis, yang banyak juga menyebutnya sebagai waralaba generasi kedua.

Setelah diakuinya sistem warlaba sebagai format bisnis yang baik dan menguntungkan, akhirnya hampir seluruh bidang usaha mengadopsi sitem waralaba untuk bisa mengembangkan bisnis mereka, konon sampai 35% usaha Ritel di Amerika Serikat menggunakan sistem waralaba ini.

Waralabapun mulai berkembang ke ingris yang di pelopori oleh J Lyon melalui usaha wimpy and golden egg pada sekitar tahun 1960an dan terus berkembang pesat ke berbagai penjuru dunia, karena memang sistem usaha waralaba sendiri dalam menyeleksi calon mitranya selalu berpodaman pada keuntungan bersama serta tidak mengandung Sara.

Sejarah Waralaba Di Indonesia

Sedangkan di indonesia sendiri perkembangan waralaba dimulai pada tahun 1950an dengan munculnya dealer bermotor berlisensi. Yang kemudian mulai berkembang pada tahun 1970, dengan dimulainya sistem lisensi plus yang memungkin mitra dari franchisor tak sekedar hanya menjadi penyalur melainkan berhak memproduksi produknya.

Namun perkembangan waralaba di indonesia saat itu terbilang sangat lambat karena tidak adanya peraturan pemrintah dan payung hukum yang mengatur mengenai sistem waralaba ini.

Barulah sekitar tahun 1997 setelah munculnya peraturan pemerintah (PP) RI No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba. waralaba di indonesia mulai berkembang pesat hingga sekarang menjadi salah satu sistem bisnis yang banyak diminati masyarakat, terutama di alam bidang franchise makanan dan franchise minuman.

Pedoman Hukum Waralaba Di Indonesia

Berikut ini beberapa pedoman hukum usaha waralaba di indonesia

  • Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba
  • Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No. 259/MPP/KEP/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang Ketentuan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba
  • Undang-undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten.
  • Undang-undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.
  • Undang-undang No. 15 Tahun 2001 tentang Merek.

Demikianlah sedikit pembahasan kita tentang sejarah waralaba di dunia dan indonesia semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *